Call  +62 361 421 845 (Hunting)

PDAM Tirta Mangutama



PDAM Tirta Mangutama Badung Paparkan Kiat Jangka Pendek dan Menengah

Selasa, 30 Sepember 2014 | 02:55 WITA


PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Senin(29/9), kembali menggelar sosialisasi layanan kepada pelanggan. Ini dilakukan untuk memaparkan kiat jangka pendek dan menengah PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung terkait terganggunya pelayanan air di Kuta Selatan belakangan ini.

Acara yang digelar di Kantor Camat Kuta Selatan tersebut dihadiri Dirut PDAM Tirta Mangutama I Made Subarga Yasa, SE.MM dan Dirtek PDAM Tirta Mangutama IB Gde Wimbardi, ST.MM, serta pejabat PDAM Tirta Mangutama Kabupatern Badung, selain itu sosialisasi juga di hadiri Camat Kuta Selatan Wayan wirya dan Sejumlah Kades, Kepala Lingkungan, serta puluhan Tokoh Masyarakat Kuta selatan.

Acara diawali dengan pamaparan PDAM oleh Dirut I Made Subarga Yasa, termasuk kerja sama dengan pihak swasta yang berakhir pada tahun 2012 lalu dan pemekaran antara Badung dan Kota Denpasar.

Pada Kesempatan ini, Dirut juga meminta maaf atas kekurang nyamanan pelayanan air belakangan ini khususnya bagi pelanggan di Kuta Selatan. Untuk inilah, dia mengaku berterima kasih kepada Camat Kutsel yang telah memfasilitasi sosialisasi ini untuk mencegah kebuntuan informasi.

Kejadiannya, katanya, adanya pompa rusak di TB4 Tanjung Benoa. Pompa ini bertugas untuk mengangkat air ke wilayah atas. Daya lempar pompa ini mencapai 75 meter. Satu dari 15 pompa ini mengalami kerusakan. Perbaikan pompa ini menyebabkan tergangguny layanan air.

Selanjutnya, pipa induk kena gususr proyek gorong-gorong, akibatnya pipa induk ini harus dipindah sehingga air terpkasa ditutup lagi dan pelayanan piun sempat terganggu.

Baru akan ada tanda-tanda layanan normal, katanya, pipa induk di Pesanggaran terkena proyek PU. Akibatnya lagi, 1-3 hari air tak mengalir ke selatan.

Kendala lainnya, infrastruktur sudah dalam keadaan overload sehingga cadangan air baku yang mencapai 167 liter per detik tidak bisa dialirkan. Pasokan air ke selatan pun tak bisa maksimal.

Untuk menanggulangi hambatan tersebut, PDAM pun menyiapkan sejumlah kiat. Pada jangka menengah, kendala ini akan dijawab dengan penyertaan modal Pemkab Rp. 137 miliar. Saat ini Pemkab menggelontor jaringan berupa pemasangan pipa induk senilai Rp. 72 miliar dan sekarang sudah dalam proses tender. Katanya.

Proyek yang diharapkan selesai pada 2015 ini, ujarnya akan mampu menambah suplai air hingga 400 liter per detik. Suplai ini berasal dari Estuari 150 liter per detik, Spam Petanu 100 liter per detik, dan Penet 150 Liter per detik. Dengan adanya pasokan ini, dia yakin, layanan air Badung Selatan bisa diperpanjang hingga 8-10 jam sehari.

Selain pipa induk yang ditangani pihak Dinas Cipta karya, katanya , PDAM juga membangun sejumlah reservoir. Ada yang berkapasitas 1000 dan 200 liter.

Selain jangka menengah, PDAM pun memiliki kiat jangka pendek yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang ada pertama, mengganti pompa secara bertahap sehingga tak lagi mengalami kerusakan. Pada 2014 ini, PDAM telah mengganti satu pompa.

Kedua, pihak PDAM memanfaatkan kembali sumur-sumur bor yang sebelumnya terbengkalai. Pemanfaatan sumur bor ini dinilai sangat membantu pasokan air bersih ke Kutsel.

Ketiga mengoperasikan mobil tangki untuk melayani pelanggan yang tidak kebagian air. Saat ini pihaknya menambahkan dua unit mobil tangki untuk melayani pelanggan. Mobil ini wara wiri melayani pelanggan PDAM yang tak dapat air. Tegasnya sembari meminta pelanggan untuk membuat bak-bak penampungan air.

Terkait dengan valve yang sering dimainkan oknum tak bertanggung jawab , Subarga Yasa mengaku sudah mengupayakan dengan memesan valve khusus yang tak bisa diganggu oleh pihak lain di luar PDAM. Ini dilakukan agar penjadwalan aliran air tak terganggu oleh tangan-tangan jahil, tegasnya.

Saat sesi tanya jawab sejumlah pelanggan ada yang melontarkan keluhan, ada pula yang memberikan solusi . Ketut Lencana misalnya meminta PDAM melakukan antisipasi terhadap umur pipa. Selain itu Lencana juga mengeluh karena walau tak dapat air pelanggan justru tetap membayar mahal.

Sudiarsa pelanggan lainnya juga mengeluh tak memperoleh air, yang kami dapat justru angin, tetapi tetap kami harus bayaranya sambari berharap PDAM tetap menginformasikan jika terjadi hal-hal yang terkait pelayanan.

Pelanggan lainnya Wayan Sukses juga menekankan antisipasi dari pihak PDAM sehingga kondisi pipa tak menggangu layanan air. Dia juga minta pihak PDAM segera mengaspal kembali jalan-jalan yang dibongkar akibat proyek PDAM.

Dirut PDAM Tirta Mabgutama Kabupaten Badung Subarga Yasa,SE.MM tak menampik hal-hal yang dialami oleh pelanggannya. Untuk itulah pihaknya akan melakukann segala daya dan upaya untuk meningkatkan layanan. Namun khususnya untuk tarif bayar PDAM, pihaknya memastikann sudah sesuai dengan standar dan verifikasi pihak metrologi. Angin yang keluar dari kran diyakini tak menyebabkan kilometer berjalan. Kilometer akan berjalan jika terkena benda dalam hal ini air. Katanya sembari menambahkan. Pihaknya tetap melakukan pengecekan sehingga tidak merugikan konsumen.                

- Humas PDAM Tirta Mangutama -


PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung
Kantor Pusat Pelayanan
Jl. Bedahulu No. 3, Denpasar, Bali - Indonesia 80111
Telp: +62 361 421 845 (Hunting)  Fax: +62 361 423 964
Email: info@pdam-badung-bali.co.id
Situs: www.pdam-badung-bali.co.id

© PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung 2017

Top